Peraturan menjaga kehidupan roleplay dan kegiatan akademi tetap tertib, aman, dan nyaman. Seluruh civitas diharapkan memahami ketentuan yang berlaku serta bertanggung jawab atas tutur kata, perilaku, dan partisipasinya.
General conduct
Kehidupan akademi dibangun melalui pemahaman bersama dan interaksi yang sehat.
- Pahami konsep dasar roleplay, istilah yang umum digunakan, dan Harry Potter Universe sebagai acuan alur cerita akademi.
- Jaga tutur kata dan perilaku. Kata-kata kasar, unggahan NSFW atau vulgar, sindiran terhadap sesama civitas, dan tindakan yang memicu keributan di linimasa tidak diperkenankan.
- Ikuti seluruh akun yang berada di bawah naungan akademi: akun utama, instansi resmi, tenaga pengajar, karyawan, serta semua murid terdaftar. Hal ini mendukung keterhubungan informasi dan koordinasi.
- Berbaurlah dan bangun interaksi yang baik dengan sesama civitas. Partisipasi aktif serta sikap terbuka mendukung komunitas yang harmonis, inklusif, dan kolaboratif.
- Dilarang membuat, memicu, atau memperpanjang kegaduhan di linimasa yang mengganggu kenyamanan civitas lain. Jaga suasana tetap kondusif dan saling menghormati.
Accounts & characters
Gunakan akun dan karakter secara bertanggung jawab.
- Secara IC, murid Year 1 berusia 12 tahun. Sesuaikan tahun kelahiran karakter dengan ketentuan tersebut.
- Secara IC, akademi menerima murid dari Eropa Barat. Untuk kebutuhan pengembangan karakter dan cerita, penulis boleh menentukan negara asal di luar wilayah tersebut.
- Akun murid harus terbuka untuk publik selama menjadi bagian akademi. Akun privat tidak diperkenankan agar interaksi, pengawasan, dan kegiatan akademik berjalan lancar.
- Setiap penulis hanya boleh memiliki satu akun terdaftar sebagai civitas. Pemilik akun ganda diminta menonaktifkan salah satunya; penolakan dapat berujung daftar hitam dan larangan bergabung kembali.
- Praktik joki atau memainkan akun civitas lain dilarang dalam bentuk apa pun, termasuk akun keluarga, pasangan, atau sahabat. Pelanggaran dapat dikenai peringatan hingga pencabutan status civitas.
Attendance & classes
Partisipasi dalam kelas merupakan bagian dari tanggung jawab murid.
- Ikuti kelas sesuai tahun belajar dan jadwal yang ditetapkan, serta berpartisipasilah secara aktif.
- Murid Year 1–5 wajib mengumpulkan minimal 12 kehadiran kelas secara akumulatif dalam satu tahun ajaran untuk mengikuti E.M.E. Ketentuan ini bukan kewajiban tiga kelas setiap minggu. Year 6 tidak memiliki batas minimum kehadiran.
- Murid yang tidak memiliki jadwal kelas tidak diperkenankan berkeliaran di koridor atau sekitar ruang kelas yang sedang digunakan. Hindari gangguan terhadap pembelajaran.
- Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris boleh digunakan selama kelas dengan tutur kata santun dan sesuai konteks akademik. Bahasa kasar berlebihan, vulgar, atau NSFW tidak diperkenankan.
Withdrawal & leave
Setiap perubahan status harus disampaikan secara resmi agar tercatat dengan baik.
- Pengunduran diri diajukan melalui surat resmi dengan menandai akun utama sekolah, kantor administrasi, akun asrama, Patron atau Patronne, prefek asrama, dan instansi terkait.
- Seluruh aset murid yang mengundurkan diri atau dikeluarkan otomatis dialihkan ke kas sekolah. Aset tidak dapat ditarik kembali setelah status keanggotaan berakhir secara resmi.
- Cuti diajukan melalui surat permohonan resmi dengan menandai pihak-pihak yang sama: sekolah, administrasi, asrama, Patron atau Patronne, prefek, dan instansi terkait.
- Tidak ada tugas pengganti selama cuti. Murid yang ingin mengikuti E.M.E harus memenuhi seluruh persyaratan, termasuk kehadiran minimum, sebelum mengajukan cuti. Jika belum terpenuhi, murid tidak dapat mengikuti ujian.
- Cuti diberikan paling lama satu bulan. Apabila batas tersebut terlewati tanpa keterangan atau konfirmasi lanjutan, akademi berhak mengeluarkan murid sesuai ketentuan yang berlaku.
Sanctions & detention
Penanganan pelanggaran mempertimbangkan jenis, tingkat, dan dampaknya.
- Sanksi diberikan sesuai bentuk serta tingkat pelanggaran yang dilakukan.
- Sanksi dapat berupa pengurangan poin asrama, surat peringatan, pembatasan hak atau aktivitas, hingga pencabutan status murid dan pengeluaran dari akademi untuk pelanggaran berat atau kesalahan fatal.
- Penetapan sanksi dilakukan melalui pertimbangan bersama sekolah, asrama, kesiswaan, dan pihak lain yang terkait. Pengurangan AP, HP, atau Bezant bergantung pada pelanggaran; tidak ada nominal tunggal yang berlaku untuk semua kasus.